Tes..tes..rinai
hujan mulai membasahi tubuhku. Ku berlari mencari tempat berteduh. Tak
berselang lama, hujan semakin deras. Aku terjebak di bawah atap toko sepatu.
Karena derasnya hujan, ku urungkan niat untuk menembusnya.
Aku
hanya bisa berdiri sambil memeluk laptopku yang takut terkena hujan. Ku tatap
langit yang kelabu pertanda hujan masih lama. Udara dingin menyeruak menembus
hingga ke tulang rusuk. Tak ku gubris. Orang-orang yang berada di sekitarku
mulai merapatkan diri karena cipratan
hujan.